ORANG TUAMU BERBOHONG KEPADAMU 15 HAL INI TENTANG HIDUP

Sebagian besar orang tua berbohonh kepada anak-anaknya sebagai metode untuk mengubah sikap dan perilaku mereka. Para orang tua menggunakan metode ini karena berbagai alasan dan alasan yang paling utama adalah perlindungan. Mungkin sulit untuk menganalisa kebohongan ini, karena para orang tua kebanyakan menggunakan “berbohong demi kebaikan” untuk mengarahkan anak-anaknya ke jalan yang benar didalam hidup. Berikut ini adalah beberapa kebohongan yang kerap dikatakan oleh orang tuamu tentang kehidupan, diantaranya adalah:

  1. Kekecewaanmu seputar pernikahan.

Ketika anda kecewa dengan seseorang, iman atau kepercayaan pun menjadi pupus. Kasus perceraian orang tuamu mungkin menjadi penyebab kekecewaan atas ide-ide romantis pernikahanmu kelak. Sebagai hasil dari kasus perceraian, anda mungkin sekarang percaya bahwa pernikahan adalah suatu hubungan yang berumur pendek dan tidak bisa dihindari.

  1. Pentingnya pendidikan.

Kebohongan lainnya yang kita dengar dari orang tua adalah tentang pendidikan. Menimba ilmu di perguruan tinggi terbaik dan memiliki bakat baik dapat meningkatkan kualitas kita dan kemungkinan mendapatkan pekerjaan yang jauh lebih baik setelah lulus. Dan sekarang ini bisa kita lihat sendiri disekitar lingkup kita, banyak remaja yang antusias mengambil kuliah, orang tua mereka rela menumpuk hutang senilai ribuan dolar, namun anak-anaknya masih tidak mendapatkan pekerjaan karena sibuk menjadi “lebih terpelajar”.

  1. Anda memiliki pandangan politik yang berat sebelah.

Sebuah penelitian Texas Tech terbaru menunjukkan bahwa orang tua memiliki pengaruh besar pada keyakinan politik anak-anaknya. Calon politik anda bisa didukung dengan kuat dan bisa saja tidak didukung, ketika politisi tersebut tidak menindaklanjuti janji-janjinya kepada orang tuamu.

  1. Anda takut mengabaikan norma.

Orang tua ingin menanamkan keyakinan mereka terhadap anak-anaknya dan memberitahu anak-anaknya tentang permasalahan didalam melawan segala kemungkinan. Bukannya menambahkan pendapat pribadi kita mengenai hal yang baik atau tidak baik didalam hidup, orang tua malah membuat keputusan yang salah dengan menggambarkan fakta-fakta yang relevan dari kategori yang berbeda seperti Seks dan Pergaulan Bebas, Alkohol, Narkoba dan Merokok.

  1. Iman anda didalam agama.

Di masa kecil, kita didorong untuk mencari iman dan bimbingan didalam agama kita. Para orang tua akan memberi tahu anak-anaknya cerita tentang agama; ini adalah cara bagaimana kita belajar agama dari orang tua. Tetapi ketika anda melihat berbagai kasus skandal, kekerasan, perang dan kontroversi, semua hal tersebut menjadi akar di setiap situasi buruk yang memaksa anda untuk menemukan agama.

  1. Prasangka anda tentang masalah.

Orang tua memberikan anak-anaknya definisi pertama tentang keberadaannya. Para orang tua mengajarkan anak-anaknya melalui setiap kata, sikap dan tindakan mereka untuk menginformasikan pentingnya keberadaan dan bagaimana ia dianggap oleh dunia luar. Sebaliknya harus ada konsep diri yang sehat, yang berarti membiarkan anaknya untuk memilih keyakinan sendiri tentang dirinya sendiri, bukan melalui pendapat orang lain.

  1. Pembesaran karakter anak-anaknya.

Ini adalah salah satu masalah besar. Orang tuamu mungkin secara terus-menerus mengutarakan pujian mereka sendiri tentang menjadi model anak-anak, dan anda harus berusaha untuk mengadopsi model tersebut. Tetapi ketika anda bertanya kepada kakek dan nenekmu perihal orang tuamu, mereka akan memberitahu anda bahwa itu adalah hal tergila yang pernah dilakukan. Orang tuamu tentu mengharapkan anda dapat menjadi anak yang terbaik, sehingga mereka terkadang terlalu membesar-besarkan karakter anak-anaknya.

  1. Jikalau kamu ingin sehat, maka kamu harus menghabiskan makananmu.

Habiskan makananmu jika kamu ingin sehat! Ini merupakan kebohongan umum yang sering diucapkan para orang tua didepan anak-anaknya. Anda tidak harus makan secara berlebihan, karena itu buruk bagi kesehatan anda. Hal ini akan menyebabkan dalam 20 tahun ke depan sekitar 50% dari populasi akan terjangkit diabetes. Jadi, kemungkinan kita harus mencoba untuk tidak menghabiskan menu makan malam.

  1. Penggunaan ponsel dan laptop.

Orang tuamu mungkin berbohong kepada anda dengan memberitahu kepadamu perihal saat ini anda tidak memerlukan ponsel atau laptop karena faktor usia. Meskipun secara teknis dibenarkan, namun jika orang tuamu ingin mencari anda disaat anda jauh dari rumah, tentu penggunaan ponsel sangat diperlukan. Jika orang tuamu meminta anda untuk menyelesaikan pekerjaan sekolahmu, penggunaan laptop atau tablet tentulah sangat penting.

  1. Keseringan menonton televisi akan membahayakan penglihatan anda.

Para orang tua selalu menggunakan trik ini untuk menjaga anak-anaknya agar menjauh dari televisi, tidak peduli seberapa dekat jarak mata anda ke layar televisi tersebut. Seperti yang pernah dijelaskan oleh Children Health, para orang tua harus berkomunikasi dengan anak-anaknya dan menjelaskan dengan baik bahwa televisi digunakan untuk melihat “hiburan semata, dan bukan tempat relaksasi secara terus-menerus”.

  1. Menggunakan karakter imajinasi.

Beberapa orang tua menggunakan karakter imajinasi untuk menginspirasi atau bahkan untuk menakut-nakuti anak-anaknya. Para orang tua biasanya menggunakan karakter “goblin” atau “raksasa” untuk menakut-nakuti anaknya ketika mereka telah melakukan perilaku yang kurang tepat, ini adalah kebohongan yang sangat umum. Mungkin orang tuamu pernah menceritakan sepenggal kisah tentang Santa, Si Putri Tidur dan karakter lainnya.

  1. Berbohong perihal uang.

Beberapa orang tua memberitahu anak-anaknya bahwa mereka harus mencari uang yang banyak, biasanya untuk mencoba menyelamatkan mereka dari rasa penderitaan hidup terutama yang miskin sejak lahir. Di sisi lain, beberapa orang tua menjelaskan bahwa uang tidak dapat membeli kebahagiaan; padahal sebenarnya, uang bisa memecahkan banyak masalah dan membuat orang bahagia. Apapun persepsi anda, orang tuamu selalu menginginkan yang terbaik darimu dan anda harus membuat pilihan sendiri tentang hal uang. Sebagai anak tentu anda harus selalu berusaha yang terbaik.

  1. Memiliki iman yang teguh.

Kita telah dibesarkan untuk memiliki iman yang teguh pada hal-hal yang berbeda didalam hidup. Percaya bahwa doa kita akan didengar, atau orang dengan reputasi yang baik atau pemimpin yang terkenal harus selalu unggu dan terlihat terhormat.

  1. Memilih profesi.

Ketika kita masih kecil, orang tuamu terkadang mengatakan bahwa anda dapat menjadi apapun yang anda inginkan, tetapi dalam kenyatannya tidak demikian. Anda mungkin saja bisa menjadi seorang penari profesional, tetapi pada kenyataannya, mereka tidak menganjurkan anda seperti itu. Atau mungkin tidak ingin menyakiti perasaan anda, mereka mencoba untuk memberitahumu bahwa profesi tersebut tidak sesuai dengan anda karena anda tidak memiliki bakat didalamnya. Apapun orang tuamu katakan, cobalah memilih profesi yang sesuai dengan anda.

  1. Saat makan dan isu makanan.

Hanya karena orang tuamu sering melakukan tradisi saat acara makan, itu tidak berarti anda harus mengikuti jejaknya dan anda tidak perlu harus memulainya dengan baik. Jika orang tuamu bersikeras bahwa anda harus menghabiskan makananmu untuk mendapatkan roti coklat setelah makan malam, anda pasti akan berjuang keras untuk menanggapi isu-isu tersebut; namun setelah anda dewasa dan meninggalkan rumah, anda mulai mencoba dan mengeksplorasi makananmu sendiri dan membuat keputusan sendiri tentang bagaimana dan apa yang harus dikonsumsi.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *